Belum Diklaim 🕌 Masjid ABDULLAH IHSAN
Masjid ini sudah terdaftar, tapi belum ada pengurus yang mengelola website-nya. Klaim gratis & aktifkan fitur lengkap untuk masjid Anda.

Tentang Masjid ABDULLAH IHSAN

Masjid ABDULLAH IHSAN

SEJARAH PENDIRIAN MASJID AL-KHOIBAR DAN LATAR BELAKANG PERUBAHAN NAMA MENJADI MASJID ABDULLAH IHSAN (Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram) Masjid merupakan pusat peradaban dalam tradisi Islam. Ia bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan, pendidikan, dakwah, dan penguatan ukhuwah. Demikian pula keberadaan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram menjadi bagian integral dari perjalanan dan perkembangan lembaga ini. Cikal bakal berdirinya masjid di lingkungan pesantren tidak terlepas dari sejarah perintisan yayasan. Yayasan Al-Iman Hidayatullah Mataram mulai dirintis sejak tahun 1991 sebagai upaya menghadirkan lembaga pendidikan Islam berbasis manhaj Hidayatullah di Kota Mataram. Pada masa awal perintisan tersebut, kebutuhan akan pusat ibadah dan pembinaan ruhiyah menjadi sesuatu yang mendasar dan mendesak. Seiring dengan proses perintisan yayasan, pada sekitar tahun 1992 didirikan sebuah masjid di lokasi pesantren yang diberi nama Masjid Al-Khaibar. Nama tersebut digunakan sebagai simbol semangat perjuangan, keteguhan, dan kekuatan dalam membangun lembaga pendidikan Islam di tengah berbagai keterbatasan pada masa awal berdiri. Sejak tahun 1992 hingga tahun 2024, Masjid Al-Khaibar berfungsi aktif sebagai pusat kegiatan ibadah dan dakwah. Di masjid inilah dilaksanakan shalat berjamaah, pembinaan santri, kajian keislaman, kegiatan tarbiyah, serta berbagai aktivitas keumatan lainnya. Masjid ini menjadi saksi tumbuh dan berkembangnya Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram serta lahirnya generasi-generasi kader yang dibina di dalamnya. Namun demikian, dalam perkembangan selanjutnya dilakukan evaluasi terhadap penggunaan nama “Al-Khaibar”. Secara historis, Khaibar dikenal sebagai nama benteng pertahanan kaum Yahudi pada masa Rasulullah ?. Meskipun penggunaan nama tersebut pada awalnya dimaksudkan sebagai simbol semangat perjuangan, sebagian kalangan yang memahami sejarah memandangnya kurang tepat untuk dijadikan nama masjid. Atas dasar pertimbangan tersebut, serta dalam rangka memberikan identitas yang lebih merepresentasikan nilai penghormatan dan keteladanan, pada tahun 2025 dilakukan perubahan nama masjid dari Masjid Al-Khaibar menjadi Masjid Abdullah Ihsan. Perubahan nama ini juga dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengenang dan menghormati jasa pendiri serta perintis Yayasan Al-Iman Pondok Pesantren Hidayatullah Mataram, almarhum Allahu yarham Ustadz Abdullah Ihsan. Beliau adalah sosok yang memiliki peran besar dalam merintis, membangun, dan mengembangkan lembaga ini sejak awal berdirinya. Dedikasi, pengorbanan, dan semangat perjuangan beliau menjadi fondasi kokoh bagi keberlangsungan pesantren hingga saat ini. Dengan perubahan nama tersebut, diharapkan Masjid Abdullah Ihsan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol keteladanan, kesinambungan perjuangan, dan penghormatan terhadap para perintis dakwah dan pendidikan Islam di Kota Mataram. Semoga masjid ini senantiasa menjadi pusat pembinaan iman, ilmu, dan amal, serta melahirkan generasi yang berakhlak mulia dan istiqamah dalam perjuangan.

Berita & Pengumuman Masjid ABDULLAH IHSAN

Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi

Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi

Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..

Khutbah Iduladha: Bersabar dan Ikhtiar Lahir-Batin di Masa  Pandemi Covid-19

Khutbah Iduladha: Bersabar dan Ikhtiar Lahir-Batin di Masa Pandemi Covid-19

Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..

Khutbah Jumat: Bahaya Hasad bagi Peradaban Manusia

Khutbah Jumat: Bahaya Hasad bagi Peradaban Manusia

Khutbah Pertama اَلْحَمْدُ للهÙ..